Harga Lithium Naik Trus Nih! Bahas Lithium Yuk! Bahas Saham SLI (Standard Lithium LTD) Yuk!

Harga Lithium Terus Naik di 2026: Analisis Fundamental dan Prospek Saham SLI


Harga Lithium Terus Naik di Awal 2026: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Prospek Saham SLI?

Jumat, 30 Januari 2026 — Sejak awal tahun 2026, harga lithium menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Lonjakan ini memicu perhatian investor global, terutama seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dan sistem penyimpanan energi berskala besar.

Lonjakan Harga Lithium: Kombinasi Demand Tinggi dan Supply Terbatas

Kenaikan harga lithium bukan terjadi tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong reli harga lithium sejak awal 2026:

  • Peningkatan permintaan EV secara global, khususnya di Tiongkok, yang menjadi pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.
  • Lonjakan permintaan Energy Storage System (ESS) dan grid-scale stationary storage untuk mendukung transisi energi jangka panjang.
  • Keterbatasan pasokan lithium, terutama akibat penurunan inventori lithium carbonate grade baterai di Tiongkok yang menyentuh level terendah sejak 2025.


Faktor Regulasi dan Geopolitik Memperketat Pasar

Dari sisi kebijakan, pemerintah Tiongkok menerapkan regulasi yang lebih ketat di sektor pertambangan lithium, termasuk pencabutan izin tambang di wilayah strategis seperti Jiangxi. Selain itu, pembatasan ekspor turut mempersempit pasokan global.

Negara-negara Barat seperti Amerika Serikat dan Eropa juga mulai melakukan strategic stockpiling untuk mengamankan rantai pasok bahan baku non-Tiongkok. Hal ini semakin memperketat kompetisi di pasar lithium global.

Kenaikan Biaya Produksi Ikut Mendorong Harga

Kenaikan biaya bahan baku, energi, serta proses kimia spesialis dalam pemurnian lithium turut menaikkan harga dasar komoditas ini. Kombinasi faktor fundamental tersebut membuat pasar lithium semakin ketat di awal 2026.

Lithium vs Nikel: Mana yang Lebih Unggul?

Dalam industri baterai, lithium sering dibandingkan dengan nikel. Keduanya memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing:

Keunggulan Baterai Lithium

  • Energy density tinggi dengan bobot lebih ringan
  • Self-discharge rendah (sekitar 1–2% per bulan)
  • Tidak memiliki efek memori
  • Siklus pengisian lebih panjang (lebih awet)


Karakteristik Baterai Nikel

  • Biaya lebih murah
  • Lebih stabil dan aman secara termal
  • Namun lebih berat dan self-discharge lebih tinggi (hingga 30%)
  • Membutuhkan perawatan periodik untuk menghindari efek memori

Karena keunggulan tersebut, baterai lithium lebih banyak digunakan pada smartphone, laptop, kendaraan listrik, dan power tools, sementara baterai nikel umum dipakai pada perangkat berdaya rendah seperti remote control dan mainan.

Fungsi dan Aplikasi Lithium di Berbagai Sektor

Lithium bukan hanya penting untuk baterai. Berikut fungsi utama lithium di berbagai industri:

  • Energy Storage: EV, smartphone, laptop, dan grid-scale battery
  • Industri kaca dan keramik: Lithium oxide meningkatkan ketahanan termal
  • Pelumas industri: Lithium hydroxide untuk pelumas tahan suhu tinggi
  • Metalurgi: Lithium chloride sebagai flux pada peleburan aluminium
  • Medis: Lithium carbonate untuk aplikasi kesehatan tertentu
  • Militer & Aerospace: Digunakan pada roket dan material pertahanan

Perlu dicatat, lithium tergolong logam yang lebih langka dibandingkan nikel, sehingga nilai strategisnya semakin tinggi.

Analisis Saham Standard Lithium Ltd (SLI)

Salah satu saham yang menarik perhatian di tengah tren kenaikan harga lithium adalah Standard Lithium Ltd (SLI).



Kinerja Harga Saham

  • Kenaikan 1 tahun: +213%
  • Kenaikan 6 bulan: +97%

Meskipun sempat mengalami koreksi pada 2022, tren sejak 2025 menunjukkan pemulihan yang kuat, seiring meningkatnya likuiditas global dan ekspansi moneter.

Likuiditas dan Kapitalisasi

  • Kapitalisasi pasar sekitar USD 250 juta (~Rp 4,1 triliun)
  • Volume transaksi harian relatif likuid

Kinerja Keuangan

  • EPS kuartal terbaru: -0,03
  • Net income: rugi USD 6,12 juta
  • Belum membagikan dividen

Secara fundamental, SLI masih mencatatkan kerugian. Namun, perusahaan ini bergerak di tahap eksplorasi dan pengujian komersial ekstraksi lithium, termasuk proyek lithium di Arkansas, Amerika Serikat.



Kesimpulan

Kenaikan harga lithium di awal 2026 didorong oleh kombinasi permintaan EV dan ESS yang melonjak, keterbatasan pasokan, regulasi ketat, serta faktor geopolitik. Dari sisi fundamental, lithium memiliki keunggulan teknologi dibandingkan nikel, terutama untuk aplikasi modern berdaya tinggi.

Meskipun saham Standard Lithium Ltd (SLI) masih mencatatkan kerugian, ekspektasi pasar terhadap prospek jangka panjang lithium membuat saham ini tetap menarik bagi investor dengan profil risiko agresif.

Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan rekomendasi investasi. Investor diharapkan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.



0 Comments:

Post a Comment